HidupJadi Lebih Damai dengan Ikhlas, Sabar, dan Pemaaf 9 JP 3 3 3 Lebih Dekat dengan Allah swt. yang Sangat Inda]h Nama-Nya 6 JP 3 3 Ingin Meneladani Ketaatan Malaikat-Malaikat Allah Swt. 9 JP 3 3 3 Hidup Tenang dengan Kejujuran, Amanah, dan Istiqamah 9 JP 3 3 3 Berempati Itu Mudah, Menghormati Itu Indah 6 JP 3 3 LEBIHDEKA DENGAN ALLAH MELALUI ASMAUL HUSNA PAI SMP KELAS 7 LiaHakim1 5K views LEBIH DEKAT DENGAN ALLAH SWT YANG SANGAT INDAH NAMANYA . ‱ Iman kepada Allah SWT keyakinan yang sesungguhnya bahwa Allah adalah wahid (satu), tidak beranak dan tidak beristri. ‱ Dalam pengertian lain Iman kepada Allah meyakini dengan akal akan wujud dan Allahberfirman dalam surat Al Hujurat ayat 13, "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Secaragaris besar tujuan utama dari penciptaan manusia ialah untuk menyembah Allah SWT sebagai makhluk yang diciptakan-Nya. Allah SWT menciptakan manusia juga dengan tujuan agar manusia mengetahui akan kekuasaan Allah yang meliputi langit dan bumi dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Manusia memiliki amanah yang sangat besar dari Allah SWT. Allahpun menjadikannya syahid dan menjadi rebutan para bidadari. (Baca Juga: Kisah Rasulullah Berdialog dengan Unta) Namanya Julaibib radhiallahu 'anhu (RA), begitulah ia dipanggil. Namanya menunjukkan kalau ciri fisiknya yang kerdil dan pendek. Nama Julaibib merupakan nama yang tak biasa dan tidak lengkap. Prinsippengembangan literasi yang dikehendaki Allah SWT adalah iqra' bi ismi rabbik (membaca atas nama Tuhan, dengan spirit dzikrullah). Dengan kata lain, pendidikan iman kepada takdir mengandung pesan profetik bahwa iman harus berbasis ilmu, agar iman dan ilmu itu memandu jalan dan membuahkan amal kebajikan, memproduksi karya-karya FatwaAneh Wahabi: Membaca Al-Qur'an Berjamaah Bid'ah. Dipublikasi pada: Aug 23, 2023. Pentingnya Sikap Ramah Terhadap Masyarakat: Membangun Kehidupan Bermakna di Dunia dan Akhirat. Dipublikasi pada: Aug 23, 2023. Sayidina Abu Fadl Abbas: Pahlawan Karbala dengan Cinta dan Pengorbanan yang Agung. Dipublikasi pada: Aug 22, 2023. LebihDekat dengan Allah Swt yang Sangat Indah Nama-Nya. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan kepada Anda soal-soal Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti untuk Kelas VII SMP/MTs Kurikulum 2013 Bab 1. Lebih Dekat dengan Allah Swt yang Sangat Indah Nama-Nya yang soal-soalnya kami ambil dari buku PAIBP elektronik. Bahwadari 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah: tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assesment) yang wajib dilaksanakan oleh Marilahkita sama-sama mengucap syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya kepada kita semua sehingga kita bisa berkumpul pada acara ini dalam keadaan sehat. Hadirin yang saya hormati, Kali ini, Saya akan menyampaikan pidato tentang pentingnya menjaga kebersihan. Karena Allah SWT sangat mencintai orang yang bersih. Bagimakhluk Allah SWT yang beriman, bertaqwa, menjalankan segala perintah, dan menjauhi larangan-Nya selama hidup akan mendapatkan kebahagiaan setelah melewati kiamat nanti dengan ganjaran nikmat yang abadi di dalam surga. Datangnya Dajjal merupakan tanda-tanda kiamat sudah sangat dekat. Dajjal merupakan makhluk Allah yang memiliki ciri Bab1 Lebih Dekat Dengan Allah Swt Yang Sangat Indah Nama Nya. Kitab Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ada juga busur kehidupan. Petunjuk cara memperlakukan manusia, misalnya memperlakukan Tuhan, memperlakukan manusia, memperlakukan hewan, tumbuhan dan alam semesta. Jaga diri misalnya selalu bersih, makan dan minum teratur, jangan menyiksa diri sendiri. BAB1. Lebih Dekat dengan Allah SWT yang Sangat Indah Nama-Nya; BAB 2 JUJUR, AMANAH DAN ISTIQAMAH; BAB 3; BAB Indahnya Shalat Berjamaah; BAB 5 Selamat Datang Wahai Nabiku Kekasih Allah Swt. PMR. Himne PMR/PMI; Mars PMR BHAKTI REMAJA; Anggota PMR Kelas VII; Anggota PMR Kelas VIII; Program Kerja PMR; Pengurus Harian PMR; PROGRAM IMTAQ; PTS OKT 3 Mengingat Kematian dan Tidak Tergiur dengan Dunia. Kematian pasti akan menghampiri makhluk hidup, namun hanya Allah SWT yang mengetahui waktunya. Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita dan dapat secepat kilat menjemput. Oleh karena itu sebagai umat Islam dan hamba yang baik jangan sampai tergiur akan gemerlap Kitasemua pasti akan merasakan yang namanya kematian. Tidak ada yang tahu kapan kita semua akan dipanggil menghadap Allah SWT. Kita hanya bisa mempersiapkan diri kita dengan amalan-amalan yang sudah Allah perintahkan, dan berserah diri kepada Allah SWT. b. Bencana Alam. Tanda kiamat suhgro yang sekarang sudah banyak sekali kita lihat adalah E5c2HY. ï»żA. IMAN KEPADA ALLAH Pada dasarnya manusia memerlukan bekal untuk mengarungi kehidupan di dunia maupun akhirat. Iman merupakan bekal utama bagi seseorang untuk menentukan arah kehidupannya. Hidup tanpa dilandasi iman ibarat orang tersesat. Orang tersesat tidak mengerti arah mata angin dan tidak tahu ke mana harus melangkah. Betapa pentingnya masalah keimanan ini sehingga sebagai muslim kita semua harus betul-betul memahami hakikat iman, cara beriman, dan kepada siapa kita harus beriman. Secara harfiah iman berarti percaya. Sedangkan menurut istilah, iman berarti percaya dan meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikan dengan perbuatan. Tanda-tanda keimanan dalam diri seseorang dapat terlihat dari amal perbuatan yang dikerjakan, karena kepribadian diri seseorang merupakan pancaran dari iman yang ada di dalam diri kepada Allah Swt. merupakan pokok dari seluruh iman yang tergabung dalam rukun iman. Dengan demikian, keimanan kepada Allah Swt. harus tertanam dengan benar kepada diri seseorang. Sebab jika iman kepada Allah Swt. tidak tertanam dengan benar, maka kekeliruan ini akan berlanjut terhadap keimanan kepada malaikat, kitab, rasul, hari kiamat, serta qadla’ dan qadar-Nya. Allah Swt. berfirman ”Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul- Nya Muhammad dan kepada Kitab al-Qur’±n yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.” an-Nis±’/4136 Keimanan seseorang itu bisa tebal dan bisa tipis, bisa bertambah atau berkurang. Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. adalah dengan memahami nama-nama-Nya yang baik dan indah. Kita sering mendengar nama- nama indah itu dengan sebutan al-Asmaul khusna. al-Asmaul khusna artinya nama-nama Allah Swt. yang baik. Allah Swt mengenalkan dirinya dengan nama-nama-Nya yang baik, sesuai dengan firman-Nya “ Dan Allah memiliki al-Asmaul khusna nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya de-ngan menyebutnya al-Asmaul khusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” al-A’raf 7180 B. Makna al-Asmaul khusna Rasulullah saw. menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik al-Asmaul khusna itu berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah Swt. akan memasukkan ke dalam surga-Nya. Pada bab ini hanya empat al-Asmaul khusna yang akan kalian pelajari, yaitu al-Alim, al-Khabir, as-Sama’, al-Basir. Setelah mempelajari topik ini, kalian diharapkan dapat menjelaskan makna keempat al-Asmaul khusna tersebut, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 1. Al-Alim Al-Alim artinya Maha Mengetahui. Allah Swt. Maha Mengetahui yang tampak atau yang gaib. Pengetahuan Allah Swt. tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk diketahui oleh Allah Swt. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun sudah diketahui oleh Allah Swt. Dengan kata lain, pengetahuan Allah Swt. itu tanpa batas. Luar biasa, bukan? Agar lebih yakin perhatikan firman-Nya berikut ini. "Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. dan Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata ” al-An’am 659 Subhanallah, luar biasa! Perlu kalian ketahui bahwa Allah Swt. menyuruh kita untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya, agar kalian dapat mengetahui ciptaan-Nya, baik yang ada di langit maupun yang ada di bumi. Sesungguhnya, Allah Swt. sangat menyukai orang yang rajin mencari ilmu pengetahuan dan mengamalkannya. Perilaku yang dapat diwujudkan dalam meyakini sifat Allah al-Alim adalah kita harus terus-menerus mencari ilmu-ilmunya Allah Swt. dengan cara belajar dan merenungi ciptaan-Nya. Tapi ingat! Penting juga untuk diperhatikan bahwa kita tidak boleh merasa paling pandai. Orang berilmu itu harus tetap rendah hati. Seperti pohon padi, semakin berisi semakin merunduk. 2. Al-Khabir artinya Maha waspada, mengetahui perkara yang tersembunyi. Allah Swt. menciptakan milyaran makhluk dengan berbagai ragamnya. Semuanya diketahui oleh Allah dengan detail, penuh kecermatan dan kewaspadaan, baik secara lahir maupun batin. Tidak ada satupun ciptaan Allah Swt. yang salah sasaran. Ini Sumber Dok. Kemdikbud menandakan bahwa Allah Mahawaspada. PPT TENTANG ASMAUL KHUSNA VIDEO TENTANG ARTI DAN MAKNA ASMAUL KHUSNA Pengertian Iman Kepada Allah SWTKata iman berasal dari bahasa Arab yang artinya percaya. Sedangkan menurut istilah, iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan perbuatan. Dengan demikian, Iman kepada Allah SWT artinya membenarkan dengan hati bahwa Allah SWT itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaan-Nya, kemudian pengakuan ini diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata. Allah SWT telah memerintahkan kita untuk beriman, sebagaimana firman-Nya”Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kapada Rasulnya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, rasul rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah tersesat sejauh-jauhnya. Surah an-Nisa ayat 136 Keimanan seseorang itu bisa tebal dan bisa tipis, bisa bertambah atau berkurang. Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. adalah dengan memahami nama-nama-Nya yang baik dan indah. Kita sering mendengar nama-nama indah itu dengan sebutan Al-Asmau Al Husna Asmaul HusnaSemua yang ada di alam ini merupakan ciptaan makhluk Allah SWT. Allah SWT mempunyai sifat-sifat yang agung, mulia, dan besar yang tidak terdapat pada semua rnakhluk-Nya. Oleh karena itu, semua makhluk-Nya harus menyembah kepada-Nya. Namun. sifat-sifatAllah SWT tersebut tidak hanya tergambar dalam sifat wajib-Nya, melainkan juga dari nama nama baik yang menyertai-Nya. Nama-nama yang mulia dan agung yang dimiliki oleh Allah SWT disebut Asma Husna. Firman Allah SWT “Dan hanya milik Allah Al-Asmaul Husna nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Al-Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalah artikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapatkan balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Surah al-Araf ayat 180 Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW telah bersabda, yang artinya “Sesungguhnya Allah SWT mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, barang siapa yang menghafalkannya, maka ia akan masuk surga”. HR. BukhariBeberapa Asmaul HusnaAl – A’lam artinya Maha Mengetahui. Allah SWT, Maha Mengetahui yang segala sesuatu yang tampak atau yang gaib. Pengetahuan Allah SWT, tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk yang belum terjadi dan sedang terjadi diketahui oleh Allah SWT. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun sudah diketahui oleh Allah SWT. Firman Allah SWT Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. dan Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata Lauh Mahfudz.” Surah al-An’am ayat 59Al–Khabar artinya Maha Maha Teliti terhadap semua ciptaan-Nya. Allah Swt. menciptakan berjuta-juta makhluk, semuanya berfungsi sesuai dengan apa yang Dia kehendaki. Tidak ada satupun ciptaan Allah SWT yang salah Ini menandakan bahwa Allah Maha Teliti dalam menciptakan makhluk-Nya. Demikian pula Allah dapat mengetahui secara detail apa yang dikerjakan makhluknya. Dalam Surah at- Taubah 16 Allah SWT berfirman“
 dan Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” Surah at-Taubah ayat 16 As-Sama’ artinya Maha Swt. Maha Mendengar semua suara apa pun yang ada di alam semesta ini. Pendengaran Allah Swt. tidak terbatas, tidak ada satu pun suara yang lepas dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu sangat Hal ini sesuai dengan firman-Nya”
 dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Surah al-Baqarah ayat 256 Al-Basar artinya Maha Maha Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan Allah Swt. melihat apa saja yang ada di langit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta ini dapat dipantau. Hal ini sesuai dengan firman-Nya“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” Surah al-Hujuraat ayat 18 Hikmah Iman Kepada Allah SWTHikmah atau manfaat yang akan kita peroleh apabila beriman kepada Allah SWT, antara lain Selalu mendapat pertolongan dari Allah. Hal ini sesuai dengan firman-Nya”Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi hari kiamat.” Surah al-Mu’min ayat 51.Hati menjadi tenang dan tidak gelisah. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT ”Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram.”Surah ar-Ra’d ayat 28.Memperoleh kebahagian hidup dunia akhirat dan sepanjang masa hidupnya tidak akan pernah mendapat kerugian. Firman Allah SWT ”Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati dengan kebenaran dan nasihat-menasihati dengan kesabaran.” Surah al-Asr ayat 1 – 3.*. Untuk materi lainnya seputar pokok bahasan ini, bisa dilihat pada pokok bahasanIman-kepada Allah SWT dan Asmaul HusnaBab Lebih dekat dengan Allah SWT yang sangat indah Nama-Nya A. Iman Kepada Allah swt Pernahkah kamu merasa dekat dengan Allah Swt sehingga perasaanmu merasa begitu tenang? Pernahkah kamu merasa jauh dengan-Nya sehingga jiwamu terasa hampa? Melalui uraian berikut ini, mari kita belajar untuk lebih mengenal nama-nama Allah Swt yang indah dan berusaha menjadi lebih dekat dengan-Nya. Allah Swt memiliki kasih dan sayang yang begitu besar terhadap hamba-Nya. Kita boleh bermohon apa saja kepada-Nya. Syaratnya, tentu kita harus yakin akan keberadaan-Nya. Kalau kita belum yakin bahwa Allah Swt itu ada, sudah barang tentu doa kita juga sia-sia. Jadi, sebelum berdoa kepada Allah Swt, kita harus yakin terlebih dulu bahwa Allah Swt dapat memberikan apa yang kita butuhkan. Itu artinya kita harus beriman kepada-Nya. Apakah iman itu? Kata iman berasal dari bahasa Arab yang bermakna percaya. Makna iman dalam pengertian ini adalah percaya dengan sepenuh hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan sehari-hari. Menjadi orang yang beriman bukan persoalan yang ringan atau mudah. Sebagai manusia yang memiliki pertanggung jawaban kepada Allah Swt, iman menjadi sangat penting. Allah Swt sendiri yang memerintahkan kita untuk beriman, sebagaimana firman-Nya dalm QS. An-Nisa136 artinya ”Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan RasulNya Muhammad dan kepada Kitab al-Qur’±n yang diturunkan kepada RasulNya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkarkepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.” Keimanan seseorang itu bisa tebal dan bisa tipis, bisa bertambah atau berkurang. Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt adalah dengan memahami nama-nama-Nya yang baik dan indah. Kita sering mendengar nama-nama indah itu dengan sebutan al-Asmau al-Husna. B. Makna al-Asmau al-Husna Al-Asmau al-Husna artinya nama-nama Allah Swt yang baik. Allah Swt mengenalkan dirinya dengan nama-nama-Nya yang baik, sesuai dengan firman-Nya dalam 180 artinya “ Dan Allah memiliki al-Asm±u-al-Šusn± nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya de-ngan menyebutnya al-Asm±u-al-Šusn± itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Rasulullah saw menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik al-Asmau al-Husna itu berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah Swt akan memasukkan ke dalam surga-Nya. Pada pembahasan ini hanya empat al-Asmau al-Husna yang akan kalian pelajari, yaitu al-Alim, al-Khabir, as-Sami’, al-Bashir. Setelah mempelajari topik ini, diharapkan dapat menjelaskan makna keempat al-Asm±u-al-Šusn± tersebut, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 1. Al-Alim Al-Alim artinya Maha Mengetahui. Allah Swt Maha Mengetahui yang tampak atau yang gaib. Pengetahuan Allah Swt tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk diketahui oleh Allah Swt. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun sudah diketahui oleh Allah Swt. Dengan kata lain, pengetahuan Allah Swt itu tanpa batas. Subhanallah, luar biasa! Perlu kalian ketahui bahwa Allah Swt menyuruh kita untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya, agar kalian dapat mengetahui ciptaan-Nya, baik yang ada di langit maupun yang ada di bumi. Sesungguhnya, Allah Swt sangat menyukai orang yang rajin mencari ilmu pengetahuan dan mengamalkannya. Perilaku yang dapat diwujudkan dalam meyakini sifat Allah al-Alim adalah kita harus terus-menerus mencari ilmuilmunya Allah Swt dengan cara belajar dan merenungi ciptaan-Nya. Tapi ingat! Penting juga untuk diperhatikan bahwa kita tidak boleh merasa paling pandai. Orang berilmu itu harus tetap rendah hati. Seperti pohon padi, semakin berisi semakin merunduk. 2. Al-Khabir Al-Khabir artinya Maha teliti. Allah Maha teliti terhadap semua ciptaan-Nya. Allah Swt menciptakan berjuta-juta makhluk, semuanya berfungsi sesuai dengan apa yang Dia kehendaki. Tidak ada satupun ciptaan Allah Swt yang salah sasaran. Ini menandakan bahwa Allah Mahateliti dalam menciptakan makhluk-Nya. Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa Allah Swt Maha teliti adalah hendaklah kita harus waspada dan teliti betulapa yang kita lakukan atau yang akan kita lakukan. Kita harus teliti dan cermat dalam melaksanakan kegiatan, baik di sekolah, di rumah, maupun di tempat lainnya. Orang yang teliti akan mendapatkan hasil maksimal, dan tidak akan menyesal di kemudian hari. 3. As-Sami’ As-Sami’ artinya Maha Mendengar. Allah Swt Maha Mendengar semua suara apapun yang ada di alam semesta ini. Pendengaran Allah Swt tidak terbatas, tidak ada satu pun suara yang lepas dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu sangat pelan. Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah Swt yang memiliki sifat Maha Mendengar adalah kita harus mau mendengarkan orang lain yang sedang berbicara. Terlebih lagi jika yang sedang berbicara adalah guru atau orang tua kita. Lalu, bagaimana sikap kita jika tidak senang terhadap apa yang disampaikannya? Tentu kita harus sampaikan hal itu kepada lawan bicara kita dengan sikap dan bahasa yang santun. As-Sami’ juga bisa diteladani dengan cara menjadi orang yang peka terhadap informasi. Sebagai generasi muslim kalian tidak boleh ketinggalan informasi. Di samping itu kalian harus terus berlatih untuk dapat memilah informasi yang baik dan yang buruk, yang hak dan yang batil. 4. Al-Bashir Al-Bashir artinya Maha Melihat. Allah Maha Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan kecil. Allah Swt melihat apa saja yang ada di langit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta ini dapat dipantau. Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat adalah hendaklah kita berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melihat peristiwaperistiwa yang terjadi di alam ini sebagai bahan renungan akan kebesaran Allah Swt Kita diajarkan untuk pandai dan cermat dalam memandang berbagai persoalan di sekeliling kita. Namun jangan lupa, kita juga harus selalu introspeksi diri untuk melihat kelebihan dan kekurangan kita sendiri agar hidup menjadi lebih terarah. Sungguh hal ini sangat indah untuk diamalkan. C. Hikmah Beriman Kepada Allah Orang yang beriman tentu merasa dekat dengan Allah Swt. Oleh karena merasa dekat, dia berusaha taat, menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Sungguh bahagia dan beruntung manusia yang bisa seperti ini. Jadi, orang yang beriman akan medapatkan berbagai keuntungan, antara lain sebagai berikut 1. Selalu mendapat pertolongan dari Allah Swt. Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam Mu’minun 51 yang artinya “Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi hari kiamat.”. 2. Hati menjadi tenang dan tidak gelisah. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt dalam QS. Ar Rad 28 yang artinya “Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram.” 3. Sepanjang masa hidupnya tidak akan pernah merasa rugi. Sebaliknya, tanpa dibekali iman sepanjang usianya diliputi kerugian, sebagaimana firman Allah Swt dalam QS. Al Ashr 3 yang artinya “Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan tema Lebih Dekat dengan Allah Swt. yang Sangat Indah Nama-Nya ini dibuat berdasarkan SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 yang telah disederhanakan. RPP 1 Lembar Lebih Dekat dengan Allah Swt yang Sangat Indah Nama-Nya Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 ini diterbitkan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah Penyusunan Rencana Pelaksanan Pembelajaran RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada dari 13 tiga belas komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran assesment yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat sebagai kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran KKG/MGMP, dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-besarnya keberhasilan belajar RPP yang telah dibuat tetap dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1, 2, dan 3. Post navigation

lebih dekat dengan allah swt yang sangat indah namanya